Friday, May 22, 2009

Akhirnya bisa liburan bareng dia,..

Friday, May 22, 2009 1
Dia super sibuk. Menurutku begitu. Walaupun mungkin kenyataannya tidak juga. Namun, tuntutan sebagai jurnalis yang membuatnya demikian. "Nongkrong" berjam-jam di warung kopi, sambil menunggu liputan hari itu. Jam kerjanya pun tak jelas. Tak seperti pegawai kantoran yang masuk kerja dari jam 8 pagi hingga 4 sore. Tergantung peristiwa apa yang terjadi hari itu. Itulah yang membuatnya sulit untuk beranjak dari Makassar, takut ketinggalan momen, katanya.

Namun akhirnya,saya bisa membujuk dia untuk ikut dalam acara liburan keluarga, di Pulau Panambungan. 45 menit dari Makassar, bertolak dari Anjungan Pantai Losari menggunakan speed boat. Sempat khawatir juga, kalau di tengah liburan, ada liputan penting di Makassar. Tapi, syukurlah hari Sabtu Minggu, 9-10 Mei lalu, kami bisa menikmati liburan dengan tenang. Snorkling, flying fox, jagung bakar dan api unggunnya. Mmmm…jadi tak sabar untuk kembali berlibur bersamanya. I hope someday and it's called honeymoon,..

Liburan bareng,..hmmm..

On the boat,..

Panambungan Island,..

Dia & flying fox,..




I'm lucky I'm in love with my best friend



Tuesday, May 05, 2009

Flying fox ala Dufan Mattampa

Tuesday, May 05, 2009 4

Liburan usai Pemilu 9 April lalu,saya, Sitha,Fina,Mila,Ipeh dan Emi rekreasi ke rumahnya Ira, di Barru. Yaa,..sekitar 3 jam lah dari Makassar. Sampai di Barru, pake acara kesasar, sampe musti nanya ke Pos Polisi. Untung pak polisinya baek-baek (plus cakep,hahaha). Penatnya perjalanan tadi hilang kebawa arus pantai Barru. Berenang, mencoba lulur pasir pantai ala Ipeh, sampai hantu laut ala Fina. Dan tak pasti ketinggalan, acara foto-fotonya (teteup narsis)!

Cukup semalam di Barru dengan segala kegilaannya,.. berfesbuk ria, nonton bareng Be A Man II di Global TV dengan segala calla'annya, main remi dengan hukuman bedak dinginnya, What's an unforgettable moment!! Esok siangnya,kami pamit pulang untuk melanjutkan liburan di Dunia Fantasi (Dufan) Mattampa, Pangkep. Sekitar 1 jam dari Barru. Tiba di Mattampa, oaah..teriknya matahari siang itu. Untung ada Fina dan Sitha yang selalu setia bawa payung.

Tiket masuk untuk orang dewasa, sekitar 3ribu rupiah. Di dalam Dufan ini, memang banyak arena permainan untuk keluarga. Tak heran, kalau yang terlihat lebih banyak keluarga daripada sepasang kekasih atau teman genk. Di arena Waterboom, pengunjung diharuskan membayar karcis masuk sebesar 5ribu rupiah. Di dalam arena ini, ada 2 kolam renang, untuk dewasa dan anak-anak. Di sekelilingnya, terdapat gazebo – gazebo agar pengunjung bisa istrahat usai berenang. Di kolam anak tersebut, ada tiga Waterboom dengan ketinggian yang beda. Cuma sayang, arus airnya tidak terlalu deras, jadi pengunjung kadang terhenti di tengah permainan air tersebut.

Lain lagi, di kolam renang dewasa.Di sini ada permainan Flying fox. Butuh nyali besar untuk meluncur dari ketinggian hanya dengan menggunakan seutas kawat. Awalnya tidak tertarik, karena saya takut yang namanya "ketinggian"!! Ya, selain phobia spider,..saya juga ndak tahan yang namanya ketinggian. Pucat pasi, keringat dingin, kaki gemetar, takikardi,.. (haha..lebay..!!) Tapi,..saya pikir, kalo gak dicoba sekarang, kapan lagi? Kapan lagi saya bisa cerita kalau saya sudah pernah nyobain Flying fox,..(mau pameeer..hihihi). Akhirnya saya dan Sitha pun nekad campur sok nyobain Flying fox. Sampai di atas, sempat ragu juga sih, apa dengan seutas kawat besi itu bisa ngangkat berat badan segini? (hehe..gak pede…). Untung, si instrukturnya berhasil yakinin saya, kalo seutas kawat besi itu bisa ngangkat maksimal berat lima orang dewasa.

Woa,..dag dig dug,..akhirnya nyoba juga. Aaaaaaaaaaaa…teriak saya saat didorong oleh instrukturnya. Jantung kayak mau copot saat pertama kaki melayang di udara,..tapi selebihnya asiik..seruu..!! Malah mau nyoba lagi,..kapan-kapan ke Dufan lagi aah,…

 
◄Design by Pocket