Sunday, March 29, 2009

Tsunami kecil di Situ Gintung

Sunday, March 29, 2009 1

Indonesia kembali dilanda bencana. Setelah tsunami melanda Aceh dan sekitarnya 2006 silam, kini daerah Tangerang yang kembali berduka. Jumat dini hari (27/03), Tanggul Situ Gintung jebol, sehingga air bah menerjang rumah warga di sekitar tanggul ini. Data terakhir, musibah ini menelan 92 korban tewas, dan ratusan lainnya belum ditemukan.

Air bah yang datang, layaknya tsunami. Cepat, deras, dan tak terduga datangnya, seperti yang diceritakan para korban. Apalagi, saat tsunami ini datang di saat warga masih tertidur lelap. Sebenarnya, jebolnya tanggul ini sudah diperkirakan oleh sebagian warga dari jam 10 malam. Kemudian, mereka memperingatkan warga yang dekat dengan tanggul untuk mengungsi.Namun, peringatan itu tidak sampai ke warga yang tinggalnya agak jauh dari tanggul Situ Gintung.

Selain faktor alam,human error pun tak lepas dari musibah ini. Hujan yang deras dan kurangnya perawatan tanggul Situ Gintung, diperkirakan menjadi penyebab jebolnya tanggul ini. Walaupun sudah beberapa kali direnovasi, namun faktor usia tak bisa dihiraukan. Tanggul Situ gintung ini pertama kali dibuat pada tahun 1933. Padahal, menurut beberapa ahli, usia yang layak untuk sebuah tanggul sekitar 50 tahun.

Human error juga mungkin terjadi karena adanya pembangunan tempat wisata yang kebablasan. Melihat dulunya kawasan Situ Gintung adalah daerah konservasi alam. Mungkin saja, ada beberapa pihak yang membangun di kawasan tersebut, tanpa memperhitungkan nilai konservasinya. Dimana,sejak digunakan sebagai tempat wisata, danau Situ Gintung mengalami penyempitan, dulunya 28 hektar, namun kini hanya 21 hektar.

Sebenarnya, tidak pantas dalam duka seperti ini untuk saling menyalahkan. Cuma, perlu ketanggapan dan keseriusan pihak yang merasa berkewajiban, seperti pemerintah dan departemen terkait, dalam hal ini departemen Pekerjaan Umum. Mungkin saja relokasi dana oleh pemerintah untuk perenovasian tanggul ini dirasa kurang, sehingga pengerjaannya pun tidak maksimal.

Supaya kejadian seperti ini tak terulang, semoga pemerintah di kota-kota lain, seperti Makassar misalnya, untuk kembali mengecek konstruksi bangunan serupa, Bendungan Bili-bili, salah satunya.

Musibah ini bukan hanya milik Tangerang, namun juga dirasakan di seluruh Indonesia. Semoga korban yang tewas, diterima di sisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan bisa mendapat ketabahan. Semoga pemerintah pun bisa segera melenyapkan trauma mereka dengan segera membangun tanggul Situ Gintung yang jebol dan membangun kembali rumah-rumah mereka.

Friday, March 13, 2009

Facebook vs Blogger,..

Friday, March 13, 2009 1

Facebook

Belakangan ini, facebook layak candu di kalangan anak muda sampai orang dewasa. Saya pun salah satu korbannya.Bangun pagi, setelah sholat subuh, tangan saya pun siap di atas tuts ponsel, memperbarui status hari itu. Sekitar jam 9 atau 10 pagi, biasanya saya kembali membuka history internet ponsel saya. Sekedar mengecek notifikasi apa hari itu, dari komentar di status atau foto, sampai pesan di dinding. Dan jadilah rutinitas tiap harinya.

Facebook sebenarnya bukanlah barang baru. Situs pertemanan ini mulai muncul 5 tahun yang lalu, setelah Friendster. Facebook tak hanya digunakan sebagai ajang gaul, sekedar ajang komunikasi dengan teman kampus,namun ada juga yang memanfaatkan sebagai ajang bisnis. Di facebook,bisa saja orang mempromosikan barang atau jasa yang ia miliki di kolom Advertisement,sebelah kanan halaman. Kelebihan facebook lainnya ada di game onlinenya,seperti Winning Eleven atau Pet Society. Kalau saya lebih tertarik dengan fasilitas men-tag foto. Dari foto jadul dengan teman SMA sampai foto berdua dengan sang kekasih,..semua wajib hukumnya untuk di-tag.


Blogger

Sebenarnya blog ini adalah blog kedua saya, setelah blog pertama saya di friendster. Cukup lama saya tak mengupdate tulisan saya di blog ini. Tulisan terakhir yang saya tulis di blog ini mengenai Mal Karebosi yang terendam banjir. 4 bulan lalu, November tepatnya. Itu artinya,sudah 4 bulan ini saya lebih banyak berinteraksi dengan Facebook, atau istilahnya ketagihan.

Bahkan, salah satu senior saya sempat menegur. Katanya,saya mendapat nilai minus di matanya, karena saya terlihat lebih sibuk "mengurus" jejaring facebook saya daripada blog ini. Bagitu juga dengan sepupu saya,menumpahkan kekesalannya di kolom Shoutbox, melihat tulisan saya yang tak pernah diupdate gara-gara keganjringan main Facebook,..

Ternyata jelek-jelek begini tulisan saya, banyak yang menantikan juga,..(hahaha,..tetap saja narsis). Selain tulisan, mungkin tampilan blog akan dipermak biar sedikit lebih fresh. Yaa,...biar saya jadi lebih semangat untuk menulis di blog ini,bukan hanya semangat menulis status di facebook..cayooo,..

 
◄Design by Pocket