Saturday, January 16, 2016

Roemah Podjok, makanan rumahan nan modern

Saturday, January 16, 2016 0
Siang ini, saya dan Jeng Rika menyempatkan diri untuk makan siang di Roemah Podjok. Tak ada rencana khusus sebenarnya, cuma hari itu kami ada janji untuk mengurus surat keterangan sehat di tempat kerja saya, RS Haji. 
Tak pernah terbayang Roemah Podjok itu seperti apa. Saya hanya pernah membacanya sekali di path. Rumah makan baru, pikirku. Dan memang baru seminggu resto mereka opening.
Seperti lazimnya tempat hangout atau tempat makan baru, pasti rame. Syukurnya saja, kami tak susah mendapatkan tempat parkir.

   Roemah Podjok.Authentic Indonesian.

Roemah Podjok, rumah makan modern bernuansa kayu, dikelilingi kaca, menambah kesan mewah. Begitu masuk,  sepintas suasana tradisional Jawa namun dikemas dengan modern dan apik. Desain yang elegan dan homey, sangat cocok untuk keluarga ataupun sahabat yang ingin menikmati waktu santai makan bersama. Sayangnya, kami tidak mendapatkan tempat duduk di indoor resto, karena sudah full. Kami pun diarahkan di bagian outdoor, walaupun cuaca terik namun syukurlah mereka sudah mengantisipasi dengan memasang kipas angin dan tirai penghalang matahari. Lantai dua resto tersebut belum difungsikan berhubung karyawan restonya masih terbatas.
Kami berdua memesan ayam bakar, tahu telor, kangkung balacan dan es teh leci daun mint. Dan semuanya enak. Recommended dengan harga terjangkau. Selain menu ayam (bakar dan goreng), ada juga menu sate atau bandeng yang mungkin bisa dicoba. Bagi yang penasaran, bisa datang ke restoran ini di pojok jalan Datumuseng-Lamadukelleng, buka pukul 11.00-15.00 dan 18.00-22.00.

           Abaikan piring kosongnya😁

Harga:
Nasi putih/uduk 7000
Ayam bakar/ptg 23000
Kangkung balacan 18000
Tahu telor 28000
Es teh leci daun mint 25000



Wednesday, August 19, 2015

Pengalaman merubah jadwal penerbangan Lion Air

Wednesday, August 19, 2015 0
Bulan Februari lalu, saya merencanakan liburan berdua suami ke Bali. Terakhir kami berdua ke Bali 5 tahun lalu. Setelah itu, kami lebih sering pergi ke Bali masing-masing, saya dengan tugas kantor, dia dengan tugas liputannya.
Saya merencanakan tanggal 25-27 September, 1 hari setelah lebaran Idul Adha. Ketika itu saya berpikir tepat sekali dengan ulang tahun pernikahan ke 6 kami. Dan belakangan saya sadar ulang tahun pernikahan kami bukan September tapi Oktober. Yang menikah tanggal 26 September itu kakak saya. Oalah,.. but it's okey. Tiket toh sudah di tangan, karena jaman sekarang cukup buka situs traveloka, klik sana klik sini, tiket sudah kebeli.
Pertengahan Agustus kemarin, kami berdua lewat di jalan Penghibur. Dari jalan Haji Bau, tampak baliho besar Soundrenaline 2015 di Garuda Wisnu Kencana Bali, tanggal 5-6 September. Artis yang meramaikan dari Burgerkill, Sheila on 7, Reunion Dewa 19, Gigi dan sederet artis besar lainnya. Wah, sayang sekali bukan di tanggal yang sama dengan rencana saya ke Bali.
Ah, saya pun berpikir kenapa tidak dirubah saja jadwal keberangkatan. Saya pun mengecek harga tiket di tanggal 5 September dan 7 September untuk tanggal pulangnya di situs yang sama, Traveloka. Harganya pun sama, hanya beda puluhan ribu. Kemudian, saya mencari tahu bagaimana cara merubah jadwal penerbangan apabila membeli tiket di Traveloka.Di dalam ketentuan dari Traveloka saya harus menghubungi call center maskapai yang terkait, yaitu Lion Air. Ada dua nomor yang diberikan agen traveloka pada saat saya bertanya lewat chat, yaitu 021-69738000 dan 0804-1-77-88-99.
Pertama saya menelpon ke 021-69738000, kesannya agak kurang ramah dari suaranya. Ketika saya menanyakan berapa biaya administrasi yang harus dibayar, dia bilang sekitar 150 rban per orang. Tapi, kemudian saya menanyakan kembali untuk jadwal pagi,  yang harus saya bayar sekitar 400rban per orang. Mungkin karena keberangkatan pagi harga tiketnya lebih mahal daripada malamnya. Saya belum okekan karena mau cocokkan dulu dengan harga yang tertera di situs traveloka.
Saya telpon kedua sampe keenam kali di dua nomor diatas, jawabannya selalu berubah-ubah, ada yang bilang dua ratus ribu per org, lima ratus ribu per org, dsb. Belum sempat saya bertanya lebih lanjut, telepon saya sudah putus di tengah pembicaraan. Ah, lama-lama emosi juga kalo kayak gini. Akhirnya, pada saat itu juga, padahal sudah jam 4 sore, di websitenya tertulis kantor lion air buka sampai pukul 04.30pm, saya berinisiatif ke kantornya di jalan Ahmad Yani Makassar. Syukurnya kantornya masih buka, dan disana cukup membayar 100rb per orang dan gak pake ribet!
So, pengalaman kali ini jadi lebih tahu gimana cara tepatnya merubah jadwal keberangkatan bila menggunakan maskapai lion air. Syukur dirubahnya sebelum 48 jam keberangkatan, bisa-bisa kena charge lebih besar. Dan lebih baik lagi bila langsung ke kantor pusatnya. See you, SOUNDRENALINE!

Thursday, July 16, 2015

Acer One 10, Tablet rasa laptop

Thursday, July 16, 2015 0
Berhubung laptop dari kantor yang saya gunakan keyboardnya rusak karena ketumpahan kopi, kerja pun jadi tidak optimal. Alih alih malas berdebat (sifat dasar phlegmatis-red) dengan bagian aset di kantor, saya pun membeli keyboard eksternal. Keyboardnya dari bahan plastik dan ada kabel usb untuk berkoneksi dengan laptop. Harganya cukup murah, hanya sekitar 80ribuan.




Awalnya, saya masih beradaptasi menggunakan keyboard macam ini. Tapi ternyata banyak kesalahan ketik (typo) karena tutsnya yang agak susah ditekan. Akhirnya saya menyerah. Saya mengajukan permintaan di bagian aset kantor untuk penggantian laptop, dan Alhamdulillah yaa diterima :)))

Pilihan saya jatuh di Acer One 10, laptop dengan gaya tablet karena touchscreen dan monitornya dapat dilepas dari keyboardnya. Ukuran kecil, 10 inci jadi cukup ringan dan mudah dibawa dalam tas jinjing.

                                                                    (photos by: oketekno.com)
 
Kelebihan yang lain, ada kamera depan dan belakang. Walaupun pixelnya tidak seberapa, hanya 0,3 MP untuk kamera depan dan 2MP untuk kamera belakang. Penggunaan microusb charger sebagai sumber pengisian baterai, membuat kita bisa leluasa mencharging menggunakan charging smartphone ataupun powerbank. Harganya pun sangat terjangkau dengan performa dan kapasitas yang mumpuni.

Kekurangan yang didapati selama pemakaian; kabel charger yang kurang panjang, jadi mau tidak mau harus sedekat mungkin dengan colokan. Apabila baterai empty, butuh waktu sekitar 5 menit lagi untuk laptop nyala kembali setelah dicharge. Tidak sama dengan laptop pada umumnya, yang langsung nyala bila dicharge.

Mudah-mudahan laptopnya awet yaa....and moga2 gak ada cerita lagi laptop ketumpahan kopi :))

Sunday, January 03, 2010

2010

Sunday, January 03, 2010 15
Happy new year!
Selamat tahun baru!
Gelukkig nieuwjaar!
Feliz año nuevo!


Sebelum saya menulis beberapa resolusi untuk tahun 2010, saya ingin bercerita how amazing 2009 for me,..
2009,tahun yang menakjubkan, resolusi gue tokcer!! Yaa,..walaupun ada beberapa resolusi yang gagal. Nih di antaranya :

Resolusi yang berhasil :
>> LULUS << Di bulan Juni kemarin, [akhirnya] saya berhasil menamatkan gelar jadi dokter gigi. Ampunnn,..perjuangannya beratttt,...!! Di saat-saat terakhir pengumpulan nilai, ada saja hambatannya. Dimarahi dosen dan diancam nilainya tidak keluar sampai harus menunggu nilai diakumulasi di bagian akademik fakultas untuk diantar ke Rektorat, agar bisa ikut wisuda.



>> MENIKAH << Target utama setelah lulus,menikah tentunya. Saya sebenarnya tidak ngotot banget untuk dapat menikah tahun ini, mengingat kakak dari calon suami saya juga melangsungkan pernikahan tahun yang sama,2009. Tapi, Alhamdulillah,jalan menuju ke sana terasa lowong. Walaupun prosesnya terasa berat untuk sebuah pernikahan yang saya idamkan. Dan, akhirnya saya mengucap janji suci itu 26 Oktober 2009.



>> KERJA <<
Sebenarnya, ini bukan salah satu resolusi saya di awal tahun 2009. Saya saat itu masih merencanakan setelah lulus, saya akan mengabdi di daerah sebagai dokter PTT. Namun, Alhamdulillah, Tuhan menempatkan rejekinya tanpa kita sangka. Sesaat setelah saya lulus, saya magang ditempat praktek dosen saya. Lumayan,bisa nambah-nambah uang jajan. Setelah menikah, saya pun ikut tes CPNS Diknas, untuk menjadi dosen di fakultas saya. Rencana berkata lain. Saya tidak lulus di fakultas saya. Namun, selang waktu 1-2 bulan,tepatnya bulan Desember, saya diterima di CPNS Pemprov Makassar. Allah memang adil.

Resolusi saya yang berkali-kali gagal : DIET!
Walaupun sebelum menikah sempat turun 2-3 kg, namun setelah menikah, malah naik 4 kg :)

Resolusi di tahun 2010 : [seperti yang saya tempel di dinding lemari saya sebagai motivasi]
Punya anak,punya mobil baru, jadi orang sukses!!

Mata Bintitan,..

Awalnya, mata saya terasa gatal dan sedikit nyeri. Seperti kebiasaan saya, tanpa mencuci tangan sebelumnya, langsung aja main kucek-kucek mata.Ternyata, kebiasaan saya mengucek-ngucek mata bisa buat mata saya bintitan. Dari kebersihan tangan yang kurang, sampai bisa saja tertular saat berjabat tangan dengan orang yang lagi bintitan.
Apa sih bintitan itu? Bahasa kedokterannya, Hordoleum, berupa benjolan kecil di kelopak mata yang biasanya disebabkan oleh infeksi akibat bakteri.


Dalam 2 jam saja, saya merasa benjolan itu semakin besar dan membuat rasa tidak enak di mata saya. Ah, jadi malu rasanya berpergian atau ketemu teman di saat mata lagi meradang seperti ini.
Dari hasil browsing saya tahu, penanganannya dengan kompres hangat 3-4 kali sehari selama 15 menit. Beri obat seperti tetes mata dan salep mata yang mengandung steroid dan antibiotik. Dan satu lagi, jangan sembarangan kucek-kucek mata, kalau tidak mau menanggung malu seperti saya.

Gambar diambil dari http://www.conectique.com/
 
◄Design by Pocket